Cara Memahami Public Speaking untuk Orang yang Introvert

Cara Memahami Public Speaking untuk Orang yang Introvert

Cara Memahami Public Speaking untuk Orang yang Introvert - Pernah beranggapan kalau keterampilan public speaking hanya dipunyai oleh mereka yang ekstrovert? Sebenarnya tidak juga, Kemampuan public speaking sebetulnya dapat dipunyai oleh seluruh orang dengan jenis jati diri apapun. Hanya saja memang diperlukan strategi berbeda, khususnya untuk kamu yang mempunyai jenis jati diri introvert atau seseorang yang tenang, lebih kepada pendiam dan lebih senang menyendiri. Berikut pembahasannya.


1. Jangan menyampaikan speech mengenai topik yang tidak kamu kuasai

Orang yang memiliki kemampuan komunikasi dengan baik pasti tidak akan merasa kesulitan bila harus membicarakan hal yang tidak dikuasainya. Namun tidak demikian bagi kamu yang memiliki rasa malu atau sungkan untuk berbicara di depan umum karena hal tersebut membutuhkan improvisasi. Mempelajarinya terlebih dahulu dalam waktu singkat tidak akan membuat kamu terlihat hebat saat presentasi, apalagi jika ada yang bertanya atau mengajak kamu berdiskusi dengan memberikan studi kasus, bukan kah kamu hanya akan mempermalukan diri kamu sendiri nantinya? Poin satu ini mungkin terkesan seperti lepas tanggung jawab dan/atau mencerminkan rasa malas, tapi tujuan yang sebenarnya adalah mencari solusi agar topik disampaikan langsung oleh ahlinya.


2. Buat skrip bukan hanya poin-poin

Jangan buat Iist, tapi tulislah semua yang ingin kamu sampaikan Ini salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh para introvert dalam public speaking. Menuliskan poin-poin untuk speech sebenarnya hanya untuk membantu kamu mengingat apa saja yang perlu disampaikan, sedangkan kelemahan kamu adalah menyampaikan isi otak kamu ke dalam bentuk kalimat dengan baik dan benar. Maka dari itu, penting membuat skrip speech secara detail, bahkan hingga ke tanda baca agar kamu tahu kapan kamu harus berhenti. Hal tersebut juga akan membantu kamu dalam menentukan nada bicara atau intonasi saat menyampaikannya di depan publik nanti.


3. Latihan sebanyak mungkin

Latihanlah dengan merekam suara kamu, jangan di depan cermin. Setelah kamu membuat skrip, coba latihan untuk menyampaikannya. Jangan latihan di depan cermin karena kamu hanya akan terpaku dengan penampilan kamu. Berlatihlah dengan cara merekam apa yang kamu sampaikan. Tidak perlu khawatir bila kalimat yang kamu sampaikan tidak sama dengan skrip yang kamu buat. Justru itu merupakan pertkamu bagus karena berarti kamu sudah mulai terbiasa berimprovisasi sehingga bisa mencari opsi lain dari kalimat yang ingin kamu utarakan.


4. Selipkan cerita pribadi

Poin satu ini akan sangat membantu kamu untuk bisa tampil percaya diri. Kenapa? kamu akan sangat menguasai dan memahami cerita tersebut karena kamu telah mengalaminya. Sampaikan pengalaman pribadi kamu yang berhubungan dengan subjek speech yang kamu sampaikan. Orang akan lebih senang mendengarkan cerita daripada kamu hanya menyampaikan teori yang membosankan. Apalagi bila cerita tersebut merupakan cerita pribadi yang kamu rasakan sendiri dan memiliki unsur emosi. Pastinya penonton akan dengan saksama memerhatikan presentasi kamu.

Cara Memahami Public Speaking untuk Orang yang Introvert

Memang orang introvert butuh waktu lebih lama untuk bersosialisasi karena kadar dopamin yang dimiliki lebih rendah dibanding orang ekstrovert. Namun bukan berarti tidak mungkin, karena orang dengan kepribadian introvert juga memiliki kelebihan dalam berkomunikasi. Orang introvert cenderung lebih berhati-hati dalam berbicara. Hal ini tentunya sangat bagus untuk public speaking, yaitu meminimalisir akan nge-blank saat speech. Maka dari itu, jangan lagi jadikan sifat introvert kamu sebagai alasan untuk tidak menyampaikan speech saat di kantor. Demikianlah keempat tips di atas wajib kamu coba agar kamu mampu menjadi seorang public speaker yang baik tanpa mengkhawatirkan sifat kamu yang pemalu.

0 Response to "Cara Memahami Public Speaking untuk Orang yang Introvert"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel