Bahaya Kejahatan Membiarkan Kamera Web Laptop Tidak di Tutup

Bahaya Kejahatan Membiarkan Kamera Web Laptop Tidak di Tutup

Bahaya Kejahatan Membiarkan Kamera Web Laptop Tidak di Tutup - Saat ini, teknologi berkembang semakin canggih. Tentunya, urusan ini perlu diikuti dengan pertumbuhan pengetahuan penggunanya. Salah satunya ialah bagi pemakai laptop atau komputer. Peran laptop sangat membantu membuat praktis pada kegiatan pemiliknya, termasuk untuk pelajar-pelajar untuk mengerjakan tugas di mana pun dan kapan pun. Laptop dapat memudahkan akses komunikasi dalam format video (video call) sebab dilengkapi perlengkapan kamera web. Tapi tahukah kamu, ternyata kamera web pada laptop dapat membahayakan dan memunculkan kejahatan.

Pada film dokumenter karya Edward Snowden yang berjudul Citizenfour, terdapat peringatan pertama untuk meletakkan selotip atau penutup pada kamera web. Itulah kali pertama terdapat peringatan mengenai hal ini di ranah publik. Dalam salah satu scene di film tersebut, menjelaskan bahwa perangkat elektronik dapat dengan mudah digunakan sebagai pengintai dalam bentuk visual ataupun suara. Kemudian, pada 14 September 2016, James Comey sebagai Direktur ke-7 Federal Bureau of Investigation (FBI) juga mulai mengangkat topik mengenai keamanan di internet dan kamera web pada laptop dan komputer.

Jenis-jenis kejahatan siber yang sering terjadi melalui kamera web di dunia maya terkait kelalaian dalam menutup kamera web laptop atau komputer kamu adalah sebagai berikut.


1. Kejahatan Seksual

Tanpa disadari, kejahatan seksual bisa dilakukan melalui kamera web. Hal ini terjadi karena hackers bisa merekam video pada kamera web kita. Rekaman video atau foto tersebut biasa disebar melalui deep web berupa kumpulan konten World Wide Web yang tidak terindex oleh mesin pencari stkamur (seperti Google, Bing, Yahoo). Kejahatan seksual pada kamera web seperti ini bukan hanya bisa terjadi kepada orang dewasa, namun juga kepada kalangan pelajar dan anak-anak.

Menurut informasi yang dilansir dari republika.com, organisasi berbasis hak anak dari Belkamu Terre des Hommes Netherlands menyebutkan, ribuan anak menjadi korban kekerasan seksual melalui kamera web dan biasa dikenal dengan Web Camera Child Sex Tourism (WCST). Kondisi ini telah mengenai puluhan ribu korban dan diidentifikasi pelaku berjumlah 100 orang yang berasal dari lebih 65 negara, di antaranya Inggris, India, Kanada, Australia, bahkan Indonesia.


2. Tindakan Pemerasan Online

Kejahatan selanjutnya yang biasa dilakukan yakni pemerasan online dengan cara oknum mengancam korban bahwa akan menyebarkan video atau foto yang sudah terekam melalui kamera web. Jika tidak mau foto tersebut tersebar, korban dipaksa memberikan sejumlah uang yang diminta. Kasus ini juga sempat dialami langsung oleh pendiri layanan jejaring sosial, Facebook, Mark Zuckerberg. Ia mengaku pernah dimata-matai melalui kamera web miliknya.


Jadi lebih pintar lagi dalam memperhatikan keamanan privasi pada perangkat teknologi milikmu ya. Demikianlah Artikel kali ini, semoga berguna dan bermanfaat untuk kedepannya.

0 Response to "Bahaya Kejahatan Membiarkan Kamera Web Laptop Tidak di Tutup"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel